Belajar CISCO PACKET TRECER??
Tentu saja tidak terlepas dari teknik routing, pada artikel sebelumnya, saya sudah jelaskan cara mengkonfigurasi routing dinamic versi RIP, Sekarang saya akan jelaskan Routing STATIC, langsung saja
1.Awalnya kita input Ip add pada setiap port2 yang ada pada setiap router, (fa0/0,fa0/1,gig0/0,dll)
2.setelah selesai, kita lakukan konfigurasi routing static pada setiap router, cara konfigurasinya adalah...
#ip route <network> subnet mask <next-hop>
Eg.
Diketahui :
R1
Fa0/0 =195.168.1.0/24
Fa0/1=10.10.10.0/30
R2
Fa0/0=10.10.10.10/30
Fa0/1=11.11.11.0/30
R3
Fa0/0=11.11.11.0/30
Fa0/1=192.168.2.0/24
Okay,ip nya sudah kita ketahui, sekarang kita input add pada masing2 port pada router. Karena disini judul artikel saya routing, jadi saya tidak terlalu fokus menjelaskan tentang pemberian ip address pada router, kalau anda juga ingin tau caranya, anda bisa kunjungi artikel2 saya pada diraagustina0254.blogspot.com
Tapi, kali ini saya akan mencontohkan pemberian ip address pada satu router saja..
Langkah2 nya yaitu.:
1.klik kiri pada router yang akan di beri ip add tsb
2.kemudian klik CLI pada bagian atas
3.setelah itu akan tampil tempat kita akan melakukan semua konfigurasi yang berhubungan dengan router tsb.
4.lalu lakukan hal sbb :
[Y/N] : no
>enable
Router#configurasi terminal
Router(config-router) #int fa0/0(ini merupakan fastethernet mana yang akan kita input ip add nya)
Router(config-router) #192.168.1.1 255.255.255.0 (Ini merupakan ip add dan subnet mask yang diketahui dari soal diatas)
Router(config-router) #no shutdown (gunanya, agar lampu pada port yang ada pada router yang sedang kita input ip address nya hidup)
Router(config-router) #Ex(keluar dari konfigurasi)
Nah, begitu selanjutnya pada masing-masing port pada router.
Setelah pemberian ip di setiap port pada router selesai, sekarang kita lakukan proses routing(static), proses ini dilakukan pada ROUTER.Sesuai rumus yang sudah saya tuliskan di atas, sekarang kita akan coba konfigurasi menggunakan soal yang sudah saya tuliskan diatas. Saya akan ingatkan lagi konfigurasinya :
#ip route <network> subnet mask <next-hop>
Ket:
Network :alamat tujuan yang akan kita routing
Subnet mask :tergantung pada slash (/) yang ditentukan
Next-hop:sebagai jembatan, jalan, pintu menuju alamat tujuan
Eg:
R1
#ip route 11.11.11.0 255.255.255.252 10.10.10.2
#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Nah konfigurasi ROUTING STATIC pada Router 1 selesai, Begitu juga seterusnya pada router yang lainnya.
Routing static mungkin sedikit rumit dari apa yang kita bayangkan, tapi kalau kita punya tekad untuk memahaminya, insya allah, kita akan paham, dont give upš
Selamat mencobaš
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Cara Konfigurasi Dns Server Mikrotik Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik - Mungkin anda sudah sering mendengar istilah DNS Server ini...
-
Komunikasi data modern Teknologi Komunikasi Pita Lebar (Broadband) Teknologi broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau...
-
Pada artikel sebelumnya udah ane helasin tentang komunikasi data dan komunikasi video, pada artikel kali ini ane bakal jelasin tentang komun...
No comments:
Post a Comment